Live Update! 16Days Greece – Italy Trip (Part 2)

Sebelum masuk ke cerita selanjutnya, ada beberapa informasi yang ketinggalan nih soal post yang kemarin.

Soal pesawat kita ke Santorini, kita naik Olympic Air, nah Olympic Air ini adalah milik Aegean Air yang merupakan airline terbesar di Yunani. Dan airline ini bisa dikatakan sebagai half-budget airline. Kenapa begitu? Karena jika kita perlu checked-in baggage maka kita harus membayar ekstra. Namun kita bisa memilih kursi sesuka hati secara gratis pada saat online check-in (termasuk exit row dan first row seats), dan didalam pesawatpun kita mendapatkan makanan, dan minuman yang tidak dibatasi.

Kemudian untuk masalah komunikasi. Hampir semua orang di Yunani bisa berbahasa Inggris dengan cukup fasih, bahkan di tempat-tempat yang tidak banyak didatangi turispun kita masih dapat berkomunikasi dengan mudah. Selama perjalanan kita di Yunani, hanya 1 orang saja yang kita temui dan tidak bisa berbahasa Inggris. Jadi selama kita punya kemampuan bahasa Inggris yang cukup, tidak perlu khawatir soal komunikasi dengan warga sekitar. Hal ini juga berlaku ketika mengemudi di jalan maupun memesan makanan di restoran. Petunjuk dijalan semuanya memiliki tulisan dalam alfabet romawi yang kita kenal dengan baik. Menu makanan di semua restoran yang kami datangi juga memiliki menu dalam bahasa Inggris.

Suhu udara di santorini pada bulan November ini tidak terlalu dingin. Bahkan akan terasa panas ketika matahari bersinar terang. Saat cuaca mendung, suhu udara berada di kisaran 15C. Namun saat matahari bersinar terang, akan terasa seperti 25C. Dan pada malam hari, suhu berada pada kisaran 10-15C.

 

25 November 2017

Hari ini kita kembali terbang ke Athena dengan menggunakan RyanAir FR1233 pada pukul 08.15 pagi. Bagi yang sudah biasa naik pesawat, pasti tahu aturan 7kg cabin baggage, apalagi untuk budget airline yang biasanya diterapkan dengan begitu ketat. Namun kalau naik RyanAir ada yang sedikir berbeda, yaitu kita bisa membawa cabin baggage seberat 10kg, lebih banyak 3kg dari biasanya. RyanAir juga memiliki kebijakan yang mengatakan bahwa hanya 90 cabin-size luggage pertama yang akan diizinkan masuk ke tempat penyimpanan kabin, selebihnya akan dimasukkan sebagai checked-in baggage (tanpa biaya ekstra). Untungnya, kalau ada yang membawa koper cabin kesayangan yang ga mau ditaruh di bagasi, kita bisa membayar sedikit ekstra untuk mendapatkan priority boarding. Sehingga tas yang dibawa akan mendapat prioritas untuk ditaruh di kompartemen diatas. Bagi yang tidak mau bayar ekstra, masuk pesawatnya harus cepat-cepat ya! Pastikan kalian selalu ada di barisan paling depan!

 

 

Untuk bandara Santorini sendiri sebetulnya sangat kecil, jarak antara security check dengan bording gate sangatlah pendek, bahkan bisa dikatakan tidak ada jarak sama sekali. Namun proses security bisa memakan waktu cukup lama karena volume penumpang dan keterbatasan alat. Ruang tunggupun terasa begitu sesak dan sewaktu kita hampir boarding petugas harus mengeluarkan para penumpang menuju tepi runway karena ruangan yang terlalu penuh.

Kita kembali tiba di Athena pada sekitar jam 09.00 pagi dan kemudian mengambil mobil di Sixt car rental. Kali ini kita menyewa mobil BMW X1 dengan harga €54 per hari dengan full insurance.

Kali ini kita menginap di Novotel Athena, dan perjalanan dari bandara ke hotel sedikit jauh, kurang lebih memakan waktu 40menit. Untuk foto-foto hotelnya tunggu post didepan ya! Karena ga bisa akses memory card kameranya.. 😁😁

Setelah check-in di hotel, kita segera pergi ke Acropolis of Athens, dimana Parthenon berada. Acropolis ini buka dari pagi hingga jam 19.00 dan untuk masuk kesini, kita harus membayar €10 per orang. Antrian untuk membeli tiket tidak panjang, hanya sekitar 10menit saja. Setelah masuk ke dalam, kita bisa melihat peninggalan-peninggalan lain seperti Theatre of Dionysus, dan Odeon of Herodes Atticus.

Setelah dari Acropolis, kita berencana untuk mengunjungi Ancient Agora of Athens. Bagi yang membawa mobil, mungkin mobilnya bisa ditinggal saja di Acropolis dan berjalan ke Ancient Agora of Athens ini karena bila naik mobil, jalannya sangat macet dan parkirpun sedikit sulit. Oh ya, hati-hati juga dengan jam buka yang dicantumkan di Google! Sewaktu kita tiba di Ancient Agora, Google mencantumkan jam buka hingga pukul 19.00 namun saat tiba disana, dipintu gerbang tercantumkan jam buka hingga pukul 15.00 saja! Dan sialnya, kita tiba pukul 16.00 jadi tidak bisa masuk ke dalam.

Kalau tidak salah, kita akan ditarik biaya €6 untuk masuk kesini, tapi kalau musim dingin seperti sekarang, hanya perlu membayar setengahnya saja yaitu €3.

Didekat Ancient Agora ada juga Hadrian’s Library yang bisa dilihat, namun tempat ini juga tutup pada pukul 15.00.

Kabar baiknya, kedua tempat ini berada di area bernama Monastiraki yang yang dipenuhi dengan restoran-restoran khas Yunani. Tentunya kita tidak akan kehabisan pilihan makanan. Banyak juga toko-toko yang menjual berbagai souvenir dengan harga yang sangat terjangkau.

Kamipun memilih untuk makan malam diarea ini, tepat didepan Ancient Agora yaitu di restoran Antica.

Namun yang perlu diwaspadai adalah banyaknya copet yang berkeliaran di kota Athena. Misalnya, kita akan didatangi oleh orang yang membagikan bunga secara ‘gratis’ namun setelah kita ambil, mereka akan meminta uang bahkan mereka akan berusaha MENCURI dari anda! Sekali lagi ya, mereka akan berusaha MENCURI dari anda! Banyak juga yang hanya sekedar copet, misalnya sewaktu kita makan malam di Monastiraki ini, ada seorang copet yang sangat terlihat ingin mengambil salah satu tas yang kami bawa. Untungnya para pekerja restoran tanggap dalam mengusir copet ini. Jadi kita perlu ekstra hati-hati, jangan pernah meninggalkan barang-barang diatas meja ataupun kursi. Dan bila didatangi orang-orang yang menawarkan sesuatu segera usir mereka dan berjalan menjauh. Memang ada beberapa pengecualian dalam hal ini, misal bila anda melewati deretan-deretan restoran, maka para pekerja restoran akan berusaha menarik perhatian anda supaya makan direstoran mereka, dan tentunya mereka bukanlah copet atau penjahat tapi hanya menawarkan makanan enak 😁😁

 

26 November 2017

Hari ini kita melakukan perjalanan yang cukup jauh yaitu ke Meteora. Jarak sejauh 350km dapat kita tempuh dalam waktu kurang lebih 4jam saja karena kita terus melewati jalan tol. Untuk sistem pembayaran tol di Yunani tidak jauh berbeda dengan Indonesia, kita akan menemui gerbang-gerbang tol yang dijaga oleh petugas. Nah, bedanya di Yunani ada 3 macam gerbang tol yang kita temui. Ada yang berwarna biru, yg ditujukan untuk pembayaran tol secara manual; ada yang berwarna kuning, untuk pembayaran tol secara elektronik; ada pula yang berwarna hijau, tapi untuk yang satu ini kurang jelas untuk apa, sepertinya yang satu ini ditujukan untuk pembayaran tol secara manual tapi tidak ada petugas yang berjaga untuk menerima uang kita.Β Biaya tol yang kita bayarkan berkisar diantara €2 – €4 dan ada 4 gerbang tol yang kita lewati untuk menuju Meteora.

Bagi yang ingin mengunjungi Meteora tanpa mobil sendiri, akan sangat sulit. Ini dikarenakan buruknya fasilitas transportasi umum di Yunani. Untuk menggapai Meteora, kita harus naik kereta selama lebih dari 6jam dari Athena ke Kalabaka (kota terdekat dengan Meteora). Dan setelah itu harus berjalan menempuh jarak yang cukup jauh dengan jalur yang bergunung-gunung. Jadi kita sangat menyarankan untuk menyewa mobil bila ingin ke Meteora.

Di Meteora sendiri terdapat banyak monastery kuno yang terletak di pucuk-pucuk bukit. Yang paling besar dan tentu paling terkenal merupakan Great Meteoron Monastery. Namun monastery lain seperti Holy Trinity Monastery juga layak dikunjungi.

Karena monastery-monastery disini terletak di pucuk bukit, kita harus menempuh jalur jalan kaki yang kadang bisa dianggap menantang dan melelahkan. Misalnya, untuk menggapai Holy Trinity Monastery dari tempat parkir, kita harus berjalan selama lebih dari 20menit dengan medan pegunungan.

Untuk memasuki Great Meteoron Monastery, kita perlu membayar €5 per orangnya. Didalam, kita bisa melihat sejarah dari Monastery tersebut dan apa yang telah dilalui hingga bisa bertahan sampai sekarang.

Setelah selesai mengunjungi monastery, kami menyempatkan diri untuk mampir di sebuah restoran bernama Tavern Vavitsas. Harga makanan disini termasuk normal dengan kisaran harga €10 per menu.

Setelah makan kenyang kamipun kembali melanjutkan perjalanan ke Athena dan tiba di hotel pada sekitar pukul 21.00

Oh ya, satu hal lagi yang harus diperhatikan, dalam perjalanan ke Meteora akan ada banyak anjing dan kucing liar dijalanan, jadi kita harus sedikit lebih perhatian agar tidak menabrak hewan-hewan tersebut.

 

Bagi yang sudah baca sampai sini, ceritanya lanjut besok lagi ya!

Kalau ga mau ketinggalan travel deals, reviews, maupun tips” travelling lainnya jangan luoa follow Indo Travel Deal di Facebook & Twitter, dan @indotraveldeal di Instagram ya! 😁

You may also like...

1 Response

  1. December 2, 2017

    […] yang 2 post kemarin tentang perjalanan kita di Yunani, sekarang sudah waktunya untuk pindah ke […]

Questions? Comments? Put 'em here!

error: To quote content, please contact site administrator.
%d bloggers like this: